jago 17 bahasa dalam 1 bulan!



Ingin menguasai bahasa asing, dengan mudah? tanpa ribet? tanpa les?
bahasa inggris? jepang? korea? francis? german?
disini solusinya, dengan satu buah aplikasi kalian bisa mempelajari 17 bahasa sekaligus, hanya dengan sekali bayar.
didalam aplikasi ini sudah termasuk 17 bahasa, yaitu:

arabic
chinese ( mandarin )
Dutch
english (American)
English (British)
French
German
Filipino (Tagalog)
Greek
Hebrew
Japanese
Korean
Portuguese (Brazil)
Russian
Spanish
Swedish
Turkish

dan juga dilenkapi dengan :
Audio Companion
Tell me more english perfomance

dengan bantuan audio, kita juga bisa memahami cara penyampain dari bahasa yang ingin kita pelajari.

order via bukalapak

Wireless Fidelity atau Wi-fi


  WiFi (Wireless Fidelity) adalah Sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE-802.11. Wi-Fi awalnya ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Terdapat dua mode WiFi yaitu Ad-hoc dan Infrastruktur. Saat ini terdapat empat variasi dari 802.11 yang sering digunakan, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g dan 802.11


WiFi - AdHoc Mode

  Mode Ad-hoc pada dasarnya mirip dengan topologi bus pada jaringan wired. Mode ad hoc tidak memerlukan central node atau Access Point.Wi-Fi client dapat berkomunikasi secara peer to peer. Setiap Wi-Fi client akan bertindak sebagai penghubung sekaligus repeater(penguat sinyal) bagi Wi-Fi client yang berada di sebelahnya. Mode Ad-hoc cocok digunakan jika WLAN yang akan dibangun tidak akan terhubung dengan wired line. Mode ini biasanya dibangun pada kondisi-kondisi darurat seperti rapat mendadak di tempat yang tidak tersedia jaringan wireless.



 WiFi – Infrastructure Mode
  Mode Infrastruktur ini mirip dengan topologi star pada jaringan wired line. Mode infrastruktur/point to multipoint menggunakan minimal sebuah central node atau access point. Acces point berfungsi sebagai penghubung WLAN dengan wired LAN. Access point juga dapat difungsikan sebagai repeater bagi seluruh Wi-Fi client. Seluruh jaringan akan terputus total jika access point yang digunakan mati atau mengalami kerusakan
 

Media Transmisi Fiber Optik

Fiber Optik 


o Transmisi tidak menggunakan sinyal listrik tapi dengan pulsa cahaya sehingga tidak rentan terhadap Electromagnetic Interfernce (EMI) atau Radio Frequency Interference (RFI).

o Nama standard:
  •  10BaseF :10 Mbps dengan signalling Baseband dengan menggunakan Serat Optik 
  •  100BaseFX: 100 Mbps dengan signalling Baseband dengan menggunakan Serat Optik 
o Keuntungan Fiber Optik:
  •  Tahan terhadap EMI dan RFI 
  •  Jarak cukup jauh s/d 4 Km tanpa repeater 

o Kerugian Serat Optik:
  • Sulit untuk diinstal 
  • Investasi yang diperlukan cukup besar 
o Fiber Core (inti serat) terbuat dari plastic atau glass. Glass mensupport jarak yang lebih panjang

o Cladding : merefleksikan kembali sinyal kedalam serat untuk mengurangi loss

o Buffer Coating : melindungi serat dari kerusakan

o Terdapat 3 Karakteristik transmisi pada serat optik:
  •  Step Index Multimode : Banyak sudut yang menghasilkan refleksi sehingga menghasilkan banyak jalur propagasi yang terdapat pada serat dengan jarak dan waktu tempuh yang berbeda beda -> menghasilkan dispersi pada sinyal input. Digunakan untuk jarak dekat 
  •  Single Mode: Dengan mengurangi radius dari fiber core semakin sedikit sudut yang menghasilkan refleksi sehingga hanya satu jalur propagasi yang mungkin ada.  Digunakan untuk komunikasi jarak jauh 
  •  Graded-Index Multimode: Merupakan pertengahan antara dua karakteristik diatas. Dengan menggunakan index bias yang berbeda beda maka path pada core tidak membentuk zig-zag tetapi dalam bentuk helix -> efek dispersi dikurangi

Open Shortest Path First (OSPF)





Open Shortest Path First (OSPF) adalah sebuah protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang mampu menjaga, mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis.
Cara Kerja OSPF

  OSPF bekerja dengan sebuah algoritma yang disebut Dijkstra. Pertama, sebuah pohon jalur terpendek (shortest path tree) akan dibangun, dan kemudian routing table akan diisi dengan jalur terbaik yang dihasilkan dari pohon tersebut. OSPF melakukan converge dengan cepat, meskipun tidak secepat eigrp,dan OSPF mendukung multiple route dengan biaya (cost) yang sama, ketujuan yang sama.

OSPF memiliki 3 tabel di dalam router :
  1. Routing table biasa juga disebut sebagai Forwarding database. Database ini berisi the lowest cost untuk mencapai router-router/network-network lainnya. Setiap router mempunyai Routing table yang berbeda-beda.
  2. Adjecency database, Database ini berisi semua router tetangganya. Setiap router mempunyai Adjecency database yang berbeda-beda.
  3. Topological database, Database ini berisi seluruh informasi tentang router yang berada dalam satu networknya/areanya.
Kelebihan dari OSPF sebagai berikut
  • Tidak menghasilkan routing loop
  • Mendukung penggunaan beberapa metrik sekaligus
  • Dapat menghasilkan banyak jalur ke sebuah tujuan
  • Membagi jaringan yang besar mejadi beberapa area.
  • Waktu yang diperlukan untuk konvergen lebih cepat


Kekurangan dari OSPF sebagai berikut :
  • Membutuhkan basis data yang besar
  • Lebih rumit



Next admin akan bahas lebih dalam tentang ospf, stay terus yah

Virtual Trunking Protocol

Pengertian dan Konsep Dasar VTP
 
  VTP adalah adalah suatu protocol untuk mengenalkan suatu atau sekelompok VLAN yang telah ada agar dapat berkomunikasi dengan jaringan. Atau menurut sumber lain mengatakan suatu metoda dalam hubungan jaringan LAN dengan ethernet untuk menyambungkan komunikasi dengan menggunakan informasi VLAN, khususnya ke VLAN. VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada jajaran switch Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar  yang meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN).






 Tujuan mengonfigurasi VLAN tagging adalah agar traffic dari beberapa VLAN dapat melewati trunk link yang digunakan untuk menghubungkan antar‑switch. Meskipun hal ini merupakan hal yang baik dalam lingkungan yang besar, VLAN tagging tidak melakukan apa‑apa untuk mempermudah pengonfigurasian VLAN pada beberapa switch. Di sinilah VTP mengambil bagian.

  VLAN merupakan suatu broadcast domain, sekumpulan port atau user yang kita kelompokkan. VLAN dapat mencakup beberapa switch, hal ini dapat dilakukan dengan mengonfigurasi VLAN pada bebarapa switch dan kemudian menghubungkan switch tersebut, dengan satu pasang port per VLAN.
 
  Kelemahan cara ini adalah banyaknya port switch yang menghubungkan switch tersebut. Cara ini juga lebih manual, membutuhkan lebih banyak waktu, dan sulit untuk dikelola. Oleh karena itu, muncullah VLAN trunking yang bertujuan untuk menghubungkan switch dengan interlink (uplink) kecepatan tinggi, dan beberapa VLAN dapat berbagi satu kabel.

  Trunk link tidak dibuat untuk satu VLAN tertentu. Satu, beberapa, atau semua VLAN aktif dapat dilewati antar‑switch dengan mengguunakan satu trunk link.Adalah mungkin untuk menghubungkan dua switch dengan link fisik terpisah untuk setiap VLAN. Namun dengan semakin banyaknya VLAN yang dibuat, maka jumlah link dapat bertambah dengan cepat. Cara yang lebih efisien adalah dengan menggunakan trunking. Untuk membedakan kepemilikan traffic pada trunk link, switch harus mempunyai metode untuk mengidentifikasi frame setiap LAN.

Apa itu Ethernet

  Pada dasarnya ethernet adalah  suatu aturan bagaimana caranya dua atau lebih komputer menggunakan satu media untuk saling bertukar informasi.
  Aturan ini akan diakomodasi  oleh TCP/IP  dalam hal  pengiriman  data melalui media yang ada.

Lalu Bagaimana  Komputer  Bisa  Saling  Berhubungan ? 
  Pada awal 1980-an International Organization for Standardization (ISO), suatu badan dunia yang mengatur standarisasi-standarisasi mengeluarkan sebuah konsep Open System Interconnection (OSI) yang secara konseptual menjelaskan bagaimana proses komunikasi data yang terjadi dalam jaringan komputer.

    Model OSI membagi kompleksitas komunikasi data dari asal(source) ke tujuan (destination) dengan melalui lapisan-lapisan (layer), dimana setiap lapisan secara jelas mempunyai fungsi dan hubungan yang saling terkait.Model OSI ini terdiri dari dari 7 layer. 

    Sedangkan untuk model riil bagaimana kedua komputer saling berhubungan maka digunakan konsep TCP/IP yang dikeluarkan oleh Department of Defense (DoD) yang membagi layer komunikasi menjadi 4 layer .

  sekian postingan kali ini, lanjutannya akan admin bahas di artikel artikel selanjut, tetap visit blog kami yah

Efek Negatif Menggunakan Laptop Tanpa Baterai



  Di jaman modern ini, laptop sudah merupakah perangkat penting untuk mendukung aktivitas kita. Di saat kita sedang beraktivitas dengan laptop dan kemudian baterai habis, tentu akan repot jika kita harus menghentikan aktivitas kita di laptop untuk mencharge baterainya.
  Kebanyakan orang mencharge laptopnya sambil mengoperasikan laptop. Tetapi di samping itu, banyak sekali timbul opini dari orang-orang bahwa bermain laptop sambil charge dapat membuat baterai cepat drop dan kembung.



   Tetapi ada juga pendapat yang mengatakan justru kalau bermain laptop langsung dari listrik tanpa menggunakan baterai justru merusakkan perangkat-perangkat laptop.
Sebenarnya keduanya tidak salah, tetapi perlu di ketahui kalau bermain laptop tanpa menggunakan baterai dan langsung dari listrik justru berdampak lebih fatal. Jika menghidupkan laptop langsung dari listrik dan tanpa baterai, 
  listrik akan langsung menuju ke hardware tanpa melakukan penyesuaian tenaga, sehingga hardware menerima tegangan listrik yang berlebihan dan mempercepat kerusakan. Selain menyimpan daya, baterai juga menyesuaikan arus yang masuk ke komponen agar tidak terlalu tinggi.
  Selain itu, jika terjadi mati lampu dan listrik PLN yang tidak stabil, tentu sangat membahayakan motherboard dan hard disk. Lebih baik baterai laptop yang mengalami kerusakan dari pada motherboard ataupun hardisk yang harganya lebih mahal di bandingkan baterai. Lagi pula kinerja baterai laptop biasanya akan menurun di usia 2-3 tahun.

Berikut lebih jelasnya bahaya-bahaya menggunakan laptop tanpa baterai :

  • Menyalakan laptop dengan AC power dengan kondisi baterai dicopot dapat mempercepat kerusakan komponen elektronik dalam laptop, karena komponen-komponen tersebut akan menerima tegangan dan arus listrik yang berlebihan.
  • Menyalakan laptop dengan AC power dengan kondisi baterai dicopot tetapi menggunakan stabilisator/UPS sedikit banyak juga dapat mempercepat kerusakan komponen elektronik dalam laptop karena tegangan dan arus listrik akan langsung menuju ke komponen di dalam laptop tanpa melalui penyesuaian tegangan (voltage converter) dan sirkuit pengatur (regulator circuit).
  • Kalo misalkan listrik tiba-tiba mati dan laptop anda juga ikut mati mendadak, dan hal itu terjadi beberapa kali efeknya adalah Hard Disk, RAM, Processor bisa rusak.
  • Sebelum mati listrik pun laptopmu sudah terancam duluan, karena kalo listrik tempat kita colokin adapter gak sehat, maka listrik tersebut bakal merusakhardware laptop secara langsung, jelas masih mending pasang baterei, karena paling buruk baterainya aja yang ngedrop ketimbang hardware lainnya yang mati.

  Melepas baterai hanya untuk bila laptop tidak digunakan lebih dari 3 hari. Baterai juga bisa di lepas jika pemakaian lebih dari 12 jam nonstop, dengan socket listrik yang menempel. Kalo hanya untuk pemakaian sehari-hari sebaiknya memakai baterai, 
buat menghindari kehilangan data dan kerusakan system apabila listrik mati tiba-tiba. Baterai yang terpasang juga melindungi hardware dan juga modul-modul hardware lainnya dari lonjakan listrik yang ekstrim, misalnya akibat ada petir yang menyambar.
  Karena itu, sebisa mungkin jangan melepas baterai dari laptop anda. Sebab, selain menyimpan daya,baterai juga bertindak menyesuaikan arus listrik yang masuk ke komponen-komponen laptop agar tidak berlebihan.